Sumber
Seluruh rujukan yang dipakai di situs ini, apa adanya. Tiap catatan menyebutkan sejauh mana kami benar-benar bisa membukanya.
-
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia, Soto, 2026
Dibaca utuh
Dibaca 4 Oktober 2026, termasuk wikitext mentahnya lewat ?action=raw. Wikitext diperlukan karena hanya dari situ terlihat catatan kaki mana yang benar-benar terpasang pada kalimat tentang Lombard - halaman yang sudah dirender tidak memperlihatkan itu.
Buka sumbernya -
Kompas.com, Asal-usul Soto, Tumbuh di Kelas Bawah hingga Tercatat di Buku Resep yang Digagas Bung Karno, 2021
Dibaca utuh
Terbit 27 Maret 2021. Nama penulisnya tidak berhasil saya ambil dari halaman itu, jadi yang tercatat di sini adalah penerbitnya - bukan nama yang saya karang.
Buka sumbernya -
Denys Lombard, Nusa Jawa (Silang Budaya), 1996, Gramedia Pustaka Utama
Belum terjangkau
Edisi Indonesia dari Le carrefour javanais (1990). Inilah buku yang dirujuk sumber-sumber populer. Saya belum bisa membukanya. Nomor halaman yang beredar di internet - termasuk hlm. 488 - tidak bisa saya pastikan kebenarannya, jadi tidak saya cantumkan.
-
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia, Tempe, 2026
Dibaca utuh
Dibaca 4 Oktober 2026 termasuk wikitext mentahnya. Wikitext diperlukan di sini karena persoalannya justru soal catatan kaki mana yang terpasang pada kalimat mana - dan itu tidak terlihat di halaman yang sudah dirender.
Buka sumbernya -
William Shurtleff & Akiko Aoyagi, History of Tempeh, 2004, Soyinfo Center
Dibaca utuh
Bab dari manuskrip belum terbit 'History of Soybeans and Soyfoods'. Dibaca 4 Oktober 2026, halaman 1 sampai 4. Penulis yang sama yang dikutip berulang sebagai rujukan di artikel Wikipedia tempe - jadi ini rujukan Wikipedia itu sendiri, bukan sumber tambahan.
Buka sumbernya -
National Geographic Indonesia, Pemerhati Ajukan Tempe Sebagai Warisan Budaya Dunia, 2015
Dibaca utuh
Terbit 5 Agustus 2015. Menyebut 'menurut bukti sejarah' tanpa menyebut bukti mana pun. Nama penulisnya tidak berhasil saya ambil dari halaman itu, jadi yang tercatat adalah penerbitnya.
Buka sumbernya -
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia, Rendang, 2026
Dibaca utuh
Dibaca 4 Oktober 2026 termasuk wikitext mentahnya. Dari wikitext terlihat dua hal yang tidak tampak di halaman jadi: kalimat tentang Hikayat Amir Hamzah hanya berkaki dua tautan buku dan concordance, sedangkan angka peringkat CNN dikaki ke blog kegiatan mahasiswa.
Buka sumbernya -
Kontributor Wikipedia bahasa Inggris, Rendang, 2026
Dibaca utuh
Dibaca 4 Oktober 2026 termasuk wikitext mentahnya. Artikel ini jauh lebih rajin mengaki daripada versi Indonesianya, dan justru dari situ terlihat bahwa peringkat CNN itu artikel pembaca: judul aslinya 'Your pick' dengan URL berslug readers-choice.
Buka sumbernya -
HIMSI BINUS (situs kegiatan mahasiswa), Rendang: The Most Delicious Food in the World, 2021
Dibaca utuh
Terbit Juli 2021. Inilah satu-satunya rujukan yang dipakai Wikipedia bahasa Indonesia untuk angka peringkat CNN - dan kalimatnya berbunyi 'the majority of the readers voted', bukan penilaian CNN. Di kakinya tercatat 'Editor: Clara Nathania'; nama itu tidak saya pakai sebagai penulis karena halaman ini terbit atas nama organisasi.
Buka sumbernya -
Fadly Rahman, Tracing the origins of rendang and its development, 2020, Journal of Ethnic Foods 7(28)
Dibaca utuh
Sejarawan makanan; dosen Universitas Padjadjaran. Akses terbuka, DOI 10.1186/s42779-020-00065-1. Dibaca 4 Oktober 2026. Ini makalah yang sama yang saya periksa untuk artikel soto - di situ ia ternyata tidak menyebut soto sama sekali.
Buka sumbernya -
Dewan Bahasa dan Pustaka, Carian Umum: rendang (Kamus Dewan Edisi Keempat), 2005, Dewan Bahasa dan Pustaka, Malaysia
Dibaca utuh
Halaman pencariannya tidak mencantumkan tanggal apa pun - tahun 2005 di sini adalah tahun Edisi Keempat menurut catatan katalog Open Library, bukan tanggal yang tertulis di halaman itu.
Buka sumbernya -
Gusti Asnan, Sejarah Rendang, pada Semiloka Penyusunan Naskah Akademik Randang Menuju Warisan Dunia, 2021, Repositori Universitas Andalas
Belum terjangkau
Sejarawan Universitas Andalas. Berkasnya berbentuk slide presentasi. Host repo.unand.ac.id tidak merespons dari sini, baik lewat port 80 maupun 443 - dicoba 4 Oktober 2026, dua kali, masing-masing menunggu sampai timeout. Jadi yang saya baca tentang dia hanya artikel yang mengutipnya.
Buka sumbernya